Kamis, 21 Oktober 2010

TUGAS PERBAIKAN UTS GANJIL TP.2010/2011

PEMERINTAH KABUPATEN PESARAWAN

DINAS PENIDIDKAN

SMP NEGERI 1 GEDONGTATAAN

TUGAS PERBAIKAN UTS GANJIL

Kelas : 8 A, B, C, D. E

Perintah umum :

  1. Kirimkan hasil jawaban Anda ke Email :Net_challenger@yahoo.co.id
  2. Kiriman hasil jawaban Anda terakhir tgl 31 Oktober 2010

Answer the simple dialogue below by crossing : a, b, c, or d !


A. Menyapa

1. X : Good morning, sir?

How are you?

Y : ……

A. Sorry! C. See you tomorrow

B. Thank you D. I’m fine, thank you

B. Memperkenalkan diri

2. I want to … my self. My name is Budiman

A. know C. introduce

B. invite D. live

C. Memperkenalkan Orang

3. Retno : Mr. Hasyim, … my father?

Mr. Hasyim : How do you do Mr. Anwar?

Father : How do you do Mr. Hasyim?

A. I’d like to introduce

B. I want to invite

C. I like to visit

D. I am glad to help

4. X : Good morning, Jack.

Y : Good morning, Rita.

X : This is … my friend.

Y : Hi Ana. Nice to meet you.

A. Jack C. Ana

B. Rita D. Diah

D. Like and Dislike

5. A : Which do you prefer, trousers or shorts?

B : I … trousers better.

A. want C. have

B. like D. need

6. X : Are you a musician?

Y : No, I’m not. But I like music very much

X : Well, what sort of music do you like best?

Y : I like modern jazz best

The underlined utterance here expresses ……

A. an apology for being late

B. a greeting to someone

C. an invitation for a pleasure

D. an expression of pleasure

7. Haryo : I like wearing T-shirts, but I don’t like wearing shirts.

How about you, Nur?

Nuri : Well, I also like wearing T-shirts better than shirts.

So, I ……

A. always wear shirts

B. don’t like T-shirts

C. seldom wear shirts

D. prefer shirts to T-shirts

E. Mengundang

8. Anton : Are you free this evening/

Tony : Why?

Anton : What about going to the school yard. I want to watch

the football match.

Tony : … I have to go to Rina’s house to return her math book that I borrowed

A. That sound nice C. I’m happy to hear that

B. You are very kind D. I’m sorry, I can’t

9. Edi asked rudi to go to see a film at the PALAGUNA Theatre, but he declined the invitation because he was busy with his homework.

Edi : Would you like to come to the PALAGUNA Theatre tonight?

Rudi : ……

A. Yes, I’d be delighted to

B. That’s very kind of you but I’m afraid, I’m busy tonight

C. That’s very kind of you, shall we go now?

D. Yes, I’d be happy to accept. I’d be very busy tonight

F. Mendoakan

10. Hasan : Father, I’m going to do my driving test tomorrow

Father : Oh, yeah? ……

A. Good luck C. That’s bad luck

B. Wish me luck D. Well done, my son

11. Alif : Oh, visiting time is over. I have to leave now.

Rani : Thanks so much for visit.

Alif : You’re welcome. I hope you get … soon.

A. well C. along

B. ready D. up

12. Rian meets Kiki on his way from school.

Rian : Hi, Kiki, is it right that you’ll take a part in a big show

Kiki : That’s right.

Rian : I …… you’ll be successful.

Kiki : Thanks.

A. doubt C. know

B. mind D. hope

13. Reporter : You play badminton very well

No wonder you’re champion

Ricky : Thank you but I have to train very hard

Reporter : That’s great. And I hope you will always be the champion

Ricky : I hope so.

From the dialogue above we know that……

A. Ricky hopes to be a badminton champ

B. The badminton hopes to be a badminton player

C. Ricky hopes to remain champion

D. Ricky and the reporter have been training very hard

14. As a child, Sabar always obeys his parents. I hope all … as like him.

A. children C. a child

B. childs D. childhood

15. Parjo : Why don’t you water your plant?

Look, they’re beginning to dry up

Farmer : I hope it will rain soon

Parjo : ……

A. I think they will soon wither

B. Probably they will grow

C. Perhaps it will rain

D. I think they can bear the heat

Sabtu, 07 November 2009

Diklat direncanakan berlangsung selama 5 hari, dimulai pada Jum'at, 05 November s.d 10 November 2009. Diklat diadakan di Wisma SemargoJl. Juanda Pahoman Bandarlampung. Peserta berasal dari Kabupaten se Provinsi Lampung berjumlah 44 orang guru.The first day, saya checking n oleh petugas saya diantar ke kmar 5. Ketika saya masuk didalam sudah ada 2 orang guru, mereka adala Bpk. Sunardi, guru SMPN 6 Kotabumi n atunya Bpk Tumbur dari SMPN 7 Metro. Kami bobok ber3. Materi pertama kami dapati adalah MS Acces n Powerpoint by Mr Anton Metro. Dn pad hari k2 kami akan menerima materi Wincamb n Dunia maya yakni email,blogspot pribadi n skul.Tapi waktu materi wincamb saya ga bisa ikut sebab komputer ujuk2 hang. jadi saya bloggeran ja.(dibuat waktu sibuk wincamb)

Senin, 07 September 2009

Remedial UH 1 kls 8

Remedial

Write your name and class on your email

1. mushroom 2. eel 3. orchid 4. caterpillar

5. toad 6. eagle 7. cockatoo 8. owl 9. raven 10. shark

Put the words above into these sentences.

1. A_______________ grows into a beautiful butterfly.

2. The_____________ lives in a land but breeds in water.

3. The______________ usually grows in a dead tree.

4. The________________ is a predator bird. It hunts for fish or chickens.

5. A________________ is a bird that can imitate words.

6. An__________________ is a very beautiful flower.

7. The sound of a________________ is very annoying.

8. There is a big fish called a_________________ living in the sea.

9. I see an___________________ in that tree.

10. An______________ is a snake-like animal that lives in the mud.

Minggu, 21 Juni 2009

Saat itu hari Sabtu, 20 Juni 2009 hampir serentak sekolah setingkat SMP menyerahkan hasil belajar peserta didiknya alias rapor oleh pihak sekolah (walikelas) kepada orangtua/wali, pun demikian diskulku. Sekitar pkl 8.30 wib setelah wali kelas mendapatkan briefing dari headmaster mereka langsung menuju kelasny masing-masing dan para ortu/wali udah menunggu didalam kelas sejak pkl 8,ga lama kemudian wali kelas selesai membagikan rapor.Dan berdasarkan kreteria kenaikan kelas ternyata di kelas 7 ada yang TINGGAL KELAS satu orang sementara di kelas 8 naik kelas semua.Berselang beberapa waktu lamanya sekitar pkl 10.15 wib kembali wali kelas 9masuk kelas setelah mendapatkan briefing dari headmaster untuk membagikan amplop yang berisikan tulisan KELULUSAN ATAU TIDAK !
tak lama kemudian terjadi sorrraaaak riaaanng anak yang mengetahui bahwa dirinya LULUs,luapan kegembiraan tak dapat terelakan lagi, bahkan ada cerita dari ibu wali kelas yang membagikan amplop pengumuman sampai dirangkul oleh siswa laki-laki, hi hi hi hi hi bau keringat campur pilox tapi ga pa2 ya bu. banyak yang senag tapi kasihan karena ada juga yang gagal 4 anak.apa boleh buat mereka yang gagal harus menelan pil kekecewaan dan harus ikut paket B.Buat anak -anakku selamat berjuang ingat perjalananmuj masih amat jauh jaga diri dan bawa nama baik Almamater skulmu. Ok be smart, be wise n' be yourself. ( By Admin Your teacher Mister)

Selasa, 16 Juni 2009

PENERIMAAN SISWA BARU 2009/2010

PEMERINTAH KABUPATEN PESAWARAN

DINAS PENDIDIKAN

SMP NEGERI 1 GEDONGTATAAN

Jl. Akhmad Yani Gedongtataan Pesawaran Kode Pos : 35371 Telp : (0721) 94437

PENGUMUMAN

Nomor : 422.1/128/III.02.11/2009

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Nomor : 800/6903/III.01?DP2.B/2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaaan Siswa Baru pada SMP di Provinsi Lampung Tahun Pelajaran 2009/2010, Prosedur dan Ketentuan Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMP Negeri 1 Gedongtataan Tahun Pelajaran 2009/2010 diatur sebagai berikut :

  1. SYARAT PENDAFTARAN
    1. Usia setinggi-tingginya 18 tahun pada tanggal 13 Juli 2009
    2. Mengisi Formulir Pendaftaran rangkap 3 (tiga)
    3. Menyerahkan 3 (tiga) lembar pasfoto 3x4 cm yang ditetempelkan pada Formulir Pendaftaran
    4. Menyerahkan Daftar Nilai UASBN atau SKHU Aasli
    5. Menyerahkan fotocopy Daftar Nilai UASBN atau SKHU yang sudah dilegalisir sebanyak 2 lembar
    6. Berkas dimasukan kedalam 3 (tiga) buah Map Biru untuk Putra dan 3 (tiga) buah Map Merah untuk putri masing-masing

a. Map berisi Lembar Pertama dilampirkan SKHU Asli dan diserahkan kepada Sekolah Pilihan Pertama

b. Map berisi lembar kedua dilampirkan fotocopy SKHU dan diserahkan kepada Sekolah Pilihan Kedua

c. Map berisi lembar ketiga dilampirkan fotocopy SKHU dan diserahkan kepada yang bersangkutan.

B. WAKTU PENDAFTARAN

1. Pendaftaran dimulai pada tanggal 24 s.d 27 Juni 2009 pukul 08.00 s.d 12.oo wib

2. Tempat Pendaftaran di SMP Negeri 1 Gedongtataan

3.

C TES SELEKSI PENERIMAAN

1. Tes Seleksi Penerimaan pada tanggal 1 juli 2009 pukul 07.30 s.d 09.30 di SMP Negeri 1 Gedongtataan

2. Pengumuman Hasil Tes Seleksi pada tanggal 7 Juli 2009

3. Daftar Ulang bagi siswa yang dinyatakan diterima pada tanggal 8 s.d 10 Juli 2009 pada pukul 08.00 s.d 12.00 wib di SMP Negeri 1 Gedongtataan

4. Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) pada tanggal 13 s.d 15 juli 2009 pukul 07.00 s.d 12.00 wib

D HAL – HAL YANG BELUM JELAS DAPAT DITANYAKAN LANGSUNG KE PANITIA PSB.

Gedongtataan, 02 Juni 2009

Ketua Panitia PSB

Kepala SMPN 1 Gedongtataan

SUDIYARSO, S.Pd

NIP. 19550804 197803 1 005

Minggu, 14 Juni 2009

ISTIQOMAH

Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran:102-103)

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang Telah Taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zhalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. (Hud:112-115)

Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya, Islam agamanya dan Muhammad rasulnya, ia harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena ummat, kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu meimplementasikan dalam seluruh kisi-kisi kehidupannya. Dan orang yang mamupu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam, yaitu komitment dan istiqamah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.

Istiqamah adalah anonim dari thughyan (penyimpangan atau melampaui batas). Ia bisa berarti berdiri tegak di suatu tempat tanpa pernah bergeser, karena akar kata istiqomah dari kata “qaama” yang berarti berdiri. Maka secara etimologi, istiqamah berarti tegak lurus. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Secara terminology, istiqomah bisa diartikan dengan beberapa pengertian seperti berikut ini;

- Abu Bakar Shiddiq ra ketika ditanya tentang istiqamah ia menjawab; bahwa istiqamah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapapun)

- Umar bin Khattab r.a. berkata: “Istiqamah adalah komitment terhadap perintah dan larangan dan tidak boleh menipu sebagaimana tipu musang”

- Utsman bin Affan ra berkata: “Istiqamah adalah mengikhlaskan amal kepada Allah swt”

- Ali bin Abu Thalib ra berkata: “Istiqamah adalah melaksanakan kewajiban-kewajiban”

- Hasan Bashri berkata: “Istiqamah adalah melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksitan”

- Mujahid berkata: “Istiqamah adalah komitmen terhadap syahadat tauhid sampai bertemu dengan Allah swt”

- Ibnu Taimiah berkata: “Mereka beristiqamah dalam mencintai dan beribadah kepaada-Nya tanpa menengok kiri kanan”

Jadi muslim yang beristiqamah adalah muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan aqidahnya dalam situasi dan kondisi apapun, baik di bulan Ramadhan maupun di bulan lainnya. Ia bak batu karang yang tegar mengahadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. Ia tidak mudah loyo atau mengalami futur dan degredasi dalam perjalanan hidupnya. Ia senantiasa sabar dalam memegang teguh tali keimanan. Dari hari ke hari semakin mempesona dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan Islam. Ia senantiasa menebar pesona Islam baik dalam ruang kepribadiannya, kehidupan keluarga, kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Itulah cahaya yang selalu menjadi pelita kehidupan. Itulah manusia muslim yang sesungguhnya, selalu istiqomah dalam sepanjang jalan kehidupan. Allah berfirman;

“Dan apakah orang yang sudah mati (hatinya karena kekufuran) kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am:122)

“Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”(Hud:112)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialahAllah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak adakekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.(Al-Ahqaf:13-14)

5 Tips Istiqamah

Kesucian dan ketakwaan yang ada dalam jiwa harus senantiasa dipertahankan oleh setiap muslim. Hal ini disebabkan kesucian dan ketakwaan ini bisa mengalami pelarutan, atau bahkan hilang sama sekali. Namun, ada beberapa tips yang membuat seorang muslim bisa mempertahankan nilai ketakwaan dalam jiwanya, bahkan mampu meningkatkan kualitasnya. Tips tersebut adalah sebagai berikut;

Pertama, Muraqabah

Muraqabah adalah perasaan seorang hamba akan kontrol ilahi dan kedekatan dirinya kepada Allah. Hal ini diimplementasikan dengan mentaati seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya, serta memiliki rasa malu dan takut, apabila menjalankan hidup tidak sesuai dengan syariat-Nya.

“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ‘arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hadid: 4)

Rasulullah saw. bersabda-ketika ditanya tentang ihsan, “Kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya, dan apabila kamu tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat kamu.” (H.R. Bukhari)

Kedua, Mu’ahadah

Mu’ahadah yang dimaksud di sini adalah iltizamnya seorang atas nilai-nilai kebenaran Islam. Hal ini dilakukan kerena ia telah berafiliasi dengannya dan berikrar di hadapan Allah SWT.

Ada banyak ayat yang berkaitan dengan masalah ini, di antaranya adalah sebagai berikut.

“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (An-Nahl: 91)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Al-Anfal: 27)

Ketiga, Muhasabah

Muhasabah adalah usaha seorang hamba untuk melakukan perhitungan dan evaluasi atas perbuatannya, baik sebelum maupun sesudah melakukannya. Allah berfirman;

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)

“Orang yang cerdas (kuat) adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk hari kematiannya. Adapun orang yang lemah adalah orang yang mengekor pada hawa nafsu dan berangan-angan pada Allah.” (H.R. Ahmad)

Umar bin Khattab ra berkata, “Hisablah dirimu sebelum dihisab, dan timbanglah amalmu sebelum ditimbang ….”

Keempat, Mu’aqabah

Mu’aqabah adalah pemberian sanksi oleh seseorang muslim terhadap dirinya sendiri atas keteledoran yang dilakukannya.

“Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (Al-Baqarah: 179)

Generasi salaf yang soleh telah memberikan teladan yang baik kepada kita dalam masalah ketakwaan, muhasabah, mu’aqabah terhadap diri sendiri jika bersalah, serta contoh dalam bertekad untuk lebih taat jika mendapatkan dirinya lalai atas kewajiban. Sebagaimana disebutkan dalam beberapa contoh di bawah ini.

1. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Umar bin Khaththab ra pergi ke kebunnya. Ketika ia pulang, maka didapatinya orang-orang sudah selesai melaksanakan Shalat Ashar. Maka beliau berkata, “Aku pergi hanya untuk sebuah kebun, aku pulang orang-orang sudah shalat Ashar! Kini, aku menjadikan kebunku sedekah untuk orang-orang miskin.”

2. Ketika Abu Thalhah sedang shalat, di depannya lewat seekor burung, lalu beliau pun melihatnya dan lalai dari shalatnya sehingga lupa sudah berapa rakaat beliau shalat. Karena kejadian tersebut, beliau mensedekahkan kebunnya untuk kepentingan orang-orang miskin, sebagai sanksi atas kelalaian dan ketidak khusyuannya.

Kelima Mujahadah (Optimalisasi)

Mujahadah adalah optimalisasi dalam beribadah dan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

“Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya…” (Al-Hajj: 77-78)

“Rasulullah saw. melaksanakan shalat malam hingga kedua tumitnya bengkak. Aisyah ra. pun bertanya, ‘Mengapa engkau lakukan hal itu, padahal Allah telah menghapuskan segala dosamu?’ Maka, Rasulullah saw. menjawab, ‘Bukankah sudah sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur.’” (H.R. Bukhari-Muslim)

Inilah lima langkah yang harus dimiliki oleh seorang muslim yang ingin mempertahankan nilai keimanan, yang ingin bertahan dan istiqamah di puncak ketakwaannya. Semoga Allah SWT menjadikan kita semua hamba-hamba-Nya yang senantiasa istiqamah, menjadi model-model muslim ideal dan akhirnya kita dijanjikan surga-Nya.amin.

AWAS SDURHAKA

Bentuk-bentuk Perbuatan Durhaka

(BY Marcha)

1. Tidak memberikan nafkah kepada orang tua bila mereka membutuhkan.

2. Tidak melayani mereka dan berpaling darinya. Lebih durhaka lagi bila menyuruh orang tua melayani dirinya.

3. Mengumpat kedua orang tuanya di depan orang banyak dan menyebut-nyebut kekurangannya.

4. Mencaci dan melaknat kedua orang tuanya.

5. Menajamkan tatapan mata kepada kedua orang tua ketika marah atau kesal kepada mereka berdua karena suatu hal.

6. Membuat kedua orang tua bersedih dengan melakukan sesuatu hal, meskipun sang anak berhak untuk melakukannya. Tapi ingat, hak kedua orang tua atas diri si anak lebih besar daripada hak si anak.

7. Malu mengakui kedua orang tuanya di hadapan orang banyak karena keadaan kedua orang tuanya yang miskin, berpenampilan kampungan, tidak berilmu, cacat, atau alasan lainnya.

8. Enggan berdiri untuk menghormati orang tua dan mencium tangannya.

9. Duduk mendahului orang tuanya dan berbicara tanpa meminta izin saat memimpin majelis di mana orang tuanya hadir di majelis itu. Ini sikap sombong dan takabur yang membuat orang tua terlecehkan dan marah.

10.Mengatakan “ah” kepada orang tua dan mengeraskan suara di hadapan mereka ketika berselisih.

Penutup

Rasulullah saw. berpesan, “Berbaktilah (kalian semua) kepada bapak-bapak kalian, (niscaya) anak-anak kalian akan berbakti kepada kalian.”